Begini Ideas Agar Pelaku Usaha Bertahan Selama Pandemi Covid

Sebisa mungkin buatlah konten supaya calon pelanggan kamu tertarik untuk segera berbelanja. Jika kamu merupakan salah satu pelaku bisnis usaha kecil, sebaiknya pikirkan untuk membuat website sendiri. Situs bisnis akan bekerja lebih baik dalam mengenalkan bisnis yang sedang kamu jalankan ke seluruh penjuru dunia.

Salah satu dari 3 perusahaan konsultan terbesar di dunia, Brain & Company, menemukan dalam sebuah penelitian bahwa jika reterensi pelanggan ditingkatkan 5 persen, laba dapat meningkat dari 25 persen menjadi 25 persen. Jadi setiap bisnis perlu mencari tahu bagian mana produk atau layanan yang ditawarkan secara gratis atau dengan harga diskon. Entrepreneur.com dalam surveinya menemukan bahwa 30 persen adalah angka ajaib yang menarik pelanggan. Bahkan perusahaan e-commerce berbasis Fahsion, menghasilkan tanggapan yang memuaskan dengan menawarkan pengiriman gratis dan diskon di saat krisis ini. Menurutnya, dalam menyikapi kondisi tersebut, pelaku bisnis perlu menentukan langkah strategis.

Cara untuk tetap bertahan dalam masa pandemi

Merencanakan bisnis saat pandemi Covid-19 sepertinya menjadi prioritas para pelaku usaha saat ini. Menciptakan inovasi produk berdasarkan kebutuhan adalah salah satu strategi bisnis untuk bertahan di tengah pandemi. Permintaan masker kain yang meningkat selama pandemi membuat banyak pemilik bisnis dari segala bidang banting setir menciptakan produk-produk yang diperlukan masyarakat. Pelaku bisnis makanan pun beralih menyediakan catering, hingga frozen food Judi Online yang dapat disimpan sebagai stok bagi para pelanggannya.

Untuk proses penjualan pun saat ini Cammomile sangat memprioritaskan secara online sehingga bisa menjangkau pasar lebih luas, bahkan hingga ke Aceh, Papua, Kalimantan, dan Sulawesi. Berbeda jika hanya mengandalkan penjualan offline yang hanya terbatas pada lingkup tertentu. Apalagi di masa pandemi ini, masyarakat semakin akrab dengan media digital sehingga penjualan online benar-benar terakselerasi dengan cepat. Masyarakat yang tadinya malas berbelanja onlie sekarang harus melakukannya.

Menurutnya, digitalisasi sistem pembayaran dalam berbelanja ini menjadi salah satu faktor penting menjaga laju perlambatan aktivitas ekonomi di masyarakat. Dengan mempertimbangkan krisis Virus Corona, strategi pemasaran produk bisa juga dengan memasukkan kata kunci dan visual yang relevan dengan keadaan sekarang dalam kampanye pemasaran Anda dapat menarik perhatian. Berikut tujuh strategi pemasaran produk UKM ditengah wabah covid-19 yang dapat dilakukan.

Saat ini banyak makanan yang bisa bertahan lama dan praktis, misalnya makanan kemasan, makanan beku atau makanan dalam kaleng yang sudah dikemas menjadi salah satu kebutuhan yang sangat dicari oleh masyarakat. Salah satu usaha yang justru peluang semakin besar ditengah pandemi yaitu penjual/pengecer yang menjual produk-produk olahan makananan seperti grocery store, swalayan dan lain sebagainya. Untuk bisnis makanan dan minuman, promosi bisa dibuat dengan memberi harga diskon atau paket menu tertentu. Promosi yang tepat di tengah kondisi pandemik sebaiknya lebih gencar untuk layanan pesan antar, misalnya gratis ongkos kirim.